Bekerja Adalah Belajar: Trans TV Website Development

Pada akhir tahun 2019, saya dimasukkan dalam program pengembangan website stasiun televisi Trans TV bersama tim development, untuk kedua kalinya. Tiga tahun sebelumnya, tepatnya pertengahan 2016 saya mendapat tantangan untuk merombak official website televisi ini. Dari corporate web menjadi video portal. Lalu tugas berakhir di pertengahan 2017.

trans tv website

Walau berstatus hanya sebagai tenaga lepas, bagi saya, merombak produk digital milik brand yang sudah besar adalah juga tantangan besar. Maklum, basic yang saya miliki terbilang minim. Saya bukan tenaga ekspert di bidang IT, apalagi programmer, jelas bukan. Bahkan profesi yang sudah lama saya jalani, sebagai desainer grafis-pun juga dari hasil ‘learning by doing’ atau bahasa simpelnya ‘otodidak’.

Progammer Trans TV Berdiskusi

Progammer Trans TV Berdiskusi

Di periode 1 pada 2016, walau bisa dikatakan saya sempat deg-degan, dengan bekal keinginan yang tinggi mengeksplor hal-hal baru, saya terima tawaran mengawal website redevelopment ini. Konsekuensinya, ya mau gak mau harus belajar lagi, riset lagi, dan memompa energi baru lagi. Tentu, ada sedikit bekal pengetahuan di bidang media daring dan digital berbasis teknologi terkini. Yang saya dapatkan saat “mampir” mengolah platform interactive digital magazine di perusahaan raksasa digital, detikcom selama 3 tahun. Dari sini saya bisa melakukan riset ataupun belajar dengan lebih terpola.

Nah, di periode 2 pada 2019, pengetahuan saya juga pastinya sudah bertambah. Dengan pengalaman membangun dan mengelola beberapa website skala kecil hingga sedang. Termasuk melakukan beberapa eksperimen dengan personal maupun beberapa community website, serta menggawangi pengembangan kreatif untuk portal gaya hidup pria Male Indonesia

Diskusi bersama tim digital content Trans TV

Diskusi bersama tim digital content Trans TV

Cukupkah bekal-bekal itu? Tentu saja tak pernah cukup untuk mengikuti teknologi yang terus berkembang. Masih banyak pekerjaan rumah bagi saya pribadi untuk meng-upgrade kemampuan dalam pengelolaan maupun pengembangan produk-produk digital yang terbarukan. Belum lagi keterbatasan-keterbatasan yang ada, baik dari segi background akademis, maupun usia yang sudah masuk jelita (jelang limapuluh tahun).

Tapi, jika saya menyerah, justru akan membuat makin tertinggal. Maka dengan segala upaya, terlepas dari penilaian orang soal tampilan visual, kualitas konten, loading speed, user traffic atau apapun, bersama semua anggota tim, saya bisa bangga telah diikutsertakan mengawal website www.transtv.co.id sampai ke jenjang hari ini.

Workshop bersama tim PR

Workshop bersama tim PR Trans TV

Sudah banyak yang dilakukan yang dengan sendirinya menjadi proses penambahan ilmu. Dari Basic SEO Engineering, SEO friendly writing, content management, creative management, web analytic monitoring, performance reporting, big data collecting, UI/UX design, hingga urusan infrastruktur.

Dan di hari ini, 15 Desember 2020, tepat pada hari ulang tahun ke-19 Transmedia, tepat pula setahun hasil rombakan periode 2 mengudara. Website Trans TV, kini berada di posisi teratas untuk official website dari stasiun televisi berkategori art & entertainment di tanah air. Ini dapat terlihat dari rank comparison di dua website traffic statistic paling banyak digunakan di Indonesia, Alexa.com dan Similarweb.com.

Tim Software Development

Tim Software Development Trans TV

Ya, pastinya masih banyak yang perlu disempurnakan. Tapi begitulah hari ini, bahwa proses belajar dimulai dengan mengabaikan keraguan dalam diri sendiri. Memompa energi untuk melewati batas-batas yang sebenarnya merupakan gumpalan ketakutan dan pesimisme. Tak ada yang tak mungkin andai kita mau bergerak, berusaha, dan berdoa. Belajarlah sambil bekerja. Jadikan pekerjaan sekaligus sebagai sekolah kita. Hasilnya biarkan gusti Allah yang menentukan.

Selamat ulang tahun ke-19 Transmedia